Jumat, 20 November 2015

definisi hutang

definisi hutang Hutang ternyata menghambat tumbuhnya ekonomi dan mengakibatkan kontraksi belanja sosial dan merosotnya kesejahteraan rakyat, dan melebarnya kesenjangan sosialtitik Hutang juga mengakibatkan ketergantungan negara-negara dunia ke-3 pada modal asingtitik
Indonesia harus belajar pada Jepangtitik Jepang menjadi penghutang, karena membutuhkan pinjaman luar negeri untuk merekonstruksi pembangunan yang hancur akibat bom di Hiroshima dan Nagasakititik Namun Negara itu berkomitmen untuk berhenti berhutangtitik Pada 1961 mulai menyicil, periode 1975 melunasi hutang luar negeri, dan sejak 1977 jadi Negara donor terbesar di duniatitik
definisi hutang
Presiden Indonesia perlu belajar pada Presiden Venezuela, Hugo Chaveztitik Delapan tahun silam, segera setelah berkuasa pada 1999, Chavez telah membayar seluruh hutang Venezuela kepada IMFtitik Belum lama ini Venezuela juga telah melunasi hutangnya kepada Bank Dunia lima tahun lebih cepat dari waktu yang dijadwalkantitik Venezuela kapok untuk berhutang lagi ke IMF dan Bank Duniatitik Kini, Venezuela terus berkembang dengan melesat, tanpa ada beban hutangtitik
Mentalitas Bangsa Pintar
JANUARY 5TH  BY CHIENUE
Resensi Buku Menjadi Bangsa Pintar [Heppy Trenggono]
Oleh Mtitik Iqbal Dawami*
KETIKA Heppy Trenggono, penulis buku ini, pertama kali mengunjungi negara-negara Eropa – tepatnya di Belanda – sempat kaget dan kecewa luar biasa begitu tahu bahwa sebuah bangsa yang telah menjajah Indonesia selama beratus-ratus tahun ternyata hanyalah bangsa dari negara kecil yang memiliki wilayah sekitar 1/48 dari wilayah Indonesia, jumlah penduduknya hanya 9 juta jiwa dan luasnya hanya 41titik526 km persegititik
definisi hutang“Mengapa bangsa Indonesia bisa dijajah oleh bangsa yang lebih kecil?” begitulah ia berujar dalam hati saat melihat negeri Belandatitik Parahnya lagi, kesengsaraan bangsa Indonesia yang sejak sebelum kemerdekaan seolah-olah menjadi warisan turun temurun hingga saat inititik Dengan kata lain, meski Negara kita sudah merdeka, tapi kenyataannya kita masih saja terjajah tanpa disadarititik Tidak hanya itu, warisan negatif dari penjajah juga terwariskan pada pribumi, seperti korupsi, kolusi, dan nepotismetitik
Sudah mafhum kalau bangsa Indonesia kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA)titik Kekayaan alam Indoneia melimpah ruahtitik Luas wilayahnya yang mencapai hampir 2 juta km dari Sabang sampai Merauke itu sebagian besar tanahnya subur dan cocok untuk semua tanaman pangantitik
Lautnya yang kaya dengan ikan terbentang seluas 2/3 luas wilayah Negara inititik Cadangan minyaknya diperkirakan mencapai lebih dari 45 miliar bareltitik Kekayaan batubaranya terbesar keempat di duniatitik Timah nomor dua duniatitik Dan masih banyak lainnya lagititik
Tapi, mengapa Indonesia masih saja terpuruk dan berjalan di tempat? Bahkan nyaris tertinggal jauh dari negara-negara yang berada di sekitarnyatitik Menurut Heppy Trenggono, ini adalah persoalan mentalitastitik ‘Mentalitas’, lanjut Heppy, menjadi kata kunci yang membedakan antara bangsa-bangsa yang mampu meraih kejayaannya dan bangsa-bangsa yang tetap bertahan dalam keterpurukan, dalam hal ini adalah Indonesiatitik
definisi hutang Mentalitas bangsa Indonesia harus dibangun, di antaranya mentalitas pejuang, mentalitas pemenang, bangsa yang berbudi luhur, bangsa yang mampu bersaing, bangsa yang produktiftitik Dalam buku ini, mentalitas dari semua sisi itu mengkristal pada satu hal, yaitu menjadi bangsa pintartitik Menjadi bangsa pintar inilah satu-satunya pilihan yang harus ditempuh untuk keluar dari keterpurukan dan meraih kejayaan Indonesiatitik
Heppy mengatakan bahwa kejayaan sebuah negara tidak ditentukan oleh seberapa berlimpah sumber daya alam yang dimilikititik Tidak juga ditentukan oleh seberapa luas wilayah yang dimiliki, tapi ditentukan oleh mentalitas bangsanya; apakah bangsa itu memiliki mentalitas pemenang atau pecundang, apakah memiliki mentalitas kaya ataukah mentalitas miskin, apakah memiliki mentalitas membangun atau mentalitas merusak, apakah memiliki mentalitas sebagai pekerja keras atau pemalastitik
definisi hutang Coba kita lihat negara-negara laintitik Jepang, misalnyatitik Pada Agustus 1945 Jepang mengalami kehancuran total setelah dua kota besarnya, Hiroshima dan Nagasaki, dibom oleh tentara sekututitik
Banyak pihak meyakini bahwa peristiwa itu sebagai akhir kejayaan Jepangtitik Namun kenyataan yang terjadi justru di luar perkiraantitik Beberapa tahun kemudian, ternyata Jepang bangkit dari keterpurukan dan berubah menjadi Negara kuat dengan kemajuan industri melebihi kekuatan militernya pada perang dunia keduatitik Sejak saat itu Jepang bangkit sampai sekarangtitik
Begitu juga dengan Swisstitik Negeri ini dikenal sebagai Negara penghasil coklat terbaik di duniatitik Padahal hanya 11 persen daratannya yang bisa ditanamititik Uniknya lagi mereka tidak memiliki lahan yang tidak dapat ditanami coklattitik Selain itu, Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaiktitik
definisi hutang Malaysia adalah Negara paling dekat dengan Indonesiatitik Mentalitasnya sungguh luar biasatitik Negara yang merdeka belakangan dari Indonesia ini sudah melesat sebagai Negara jayatitik Nilai ekspor Malaysia saat ini mencapai 1,5 kali lebih besar dari Indonesiatitik Di sektor perkebunan, Malaysia telah mengubah sebagian besar lahan tidur yang tidak produktif menjadi area perkebunan kelapa sawittitik Kawasan di sekitar bandara internasional Kuala Lumpur saja dikelilingi oleh perkebunan sawittitik
Malaysia juga mengembangkan sektor pariwisatatitik Keyakinan dan spirit “Malaysia Trully Asia” mengidentifikasikan dirinya seolah-olah merupakan negeri yang mewakili Asia dalam sektor pelancongan tersebuttitik Malaysia kini mampu meraup tidak kurang dari 150 juta ringgit per tahuntitik
Menurut Heppy, selain belajar dari negara lain, Negara Indonesia juga harus membasmi mentalitas buruknya, yaitu korupsi dan hutangtitik Sudah menjadi rahasia umum bahwa korupsi di Indonesia tumbuh subur hampir di semua tempattitik Secara horizontal, bila dahulu korupsi hanya terjadi di satu ranah kekuasaan (eksekutif) saja, kini korupsi juga ditemukan di lembaga legislatif dan yudikatiftitik Sedangkan secara vertikal, era otonomi daerah telah menggeser praktek korupsi dari korupsi terpusat (centralized corruption) menjadi korupsi terdesentralisasi (decentralized corruption)titik
Membangun mentalitas anti korupsi merupakan strategi preventif sekaligus kuratif terhadap kemungkinan lahir dan berkembangnya mentalitas korupsi yang menjadi cikal bakal korupsititik Perubahan mental perlu terus dilakukan dari waktu ke waktutitik

0 komentar:

Poskan Komentar